Browsing "Older Posts"

  • Wakapolri Tinjau UMKM, Bakes, dan Pembagian Perlengkapan Sekolah Usai Apel Mitra Kamtibmas di Papua

    By Admin → 09 Desember 2025

    Jayapura — Usai menghadiri Apel Mitra Kamtibmas Presisi di Papua, Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo bersama Kapolda Papua melanjutkan agenda dengan meninjau sejumlah kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang digelar di area kegiatan. Rangkaian ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat serta mendorong pemberdayaan ekonomi lokal di Tanah Papua, Selasa (9/12).

    Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah pameran UMKM Papua, yang menampilkan berbagai produk unggulan mulai dari kerajinan tangan khas Papua, olahan pangan lokal, hingga karya-karya kreatif dari para pelaku UMKM dan Bhayangkari.

    “Produk UMKM Papua ini luar biasa. Polri akan terus mendukung penguatan ekonomi masyarakat lokal karena keamanan itu juga lahir dari kesejahteraan,” ujar Wakapolri saat meninjau stan UMKM.Selain pameran UMKM, rombongan juga memantau pelaksanaan bakti sosial dan bakti kesehatan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat. Layanan kesehatan gratis, pembagian bantuan kebutuhan pokok, hingga fasilitas konsultasi kesehatan tersedia untuk warga yang hadir.

    Tidak hanya itu, Polri juga memberikan perlengkapan sekolah bagi anak-anak sebagai upaya mendorong semangat belajar generasi muda Papua. Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakapolri, disambut antusias oleh para orang tua dan siswa yang hadir.“Anak-anak Papua adalah masa depan. Kita ingin memastikan mereka mendapatkan dukungan, baik dalam pendidikan maupun kesehatan. Ini bagian dari tanggung jawab moral Polri untuk hadir di tengah masyarakat,” ucap Komjen Dedi.

    Wakapolri menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti UMKM, baksos, dan bantuan pendidikan akan terus dilakukan sebagai bagian dari pendekatan humanis Polri dalam menjaga keamanan dan keharmonisan di Papua.“Kamtibmas itu bukan hanya patroli dan penegakan hukum. Kamtibmas juga tentang menyentuh hati masyarakat, membangun kepercayaan, dan hadir dalam kehidupan mereka. Itulah yang sedang kita lakukan di Papua,” tutupnya.

  • Polantas Menyapa, Satlantas Polres Ponorogo Edukasi Wajib Pajak di Pelayanan Samsat

    By Admin →

      

    Ponorogo, 09 Desember 2025 — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ponorogo kembali menggelar program Polantas Menyapa di area pelayanan Samsat Ponorogo sebagai upaya menghadirkan pelayanan yang lebih humanis, informatif, dan dekat dengan masyarakat.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas menyapa para wajib pajak dengan ramah sekaligus memberikan edukasi mengenai prosedur pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor, kelengkapan administrasi yang diperlukan, serta pentingnya ketertiban dalam pemenuhan kewajiban pajak.

    Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Dewo Wishnu Setya Kusuma, S.Kom., M.M.S.I., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

    “Melalui Polantas Menyapa, kami ingin memberikan suasana pelayanan yang lebih nyaman sekaligus menambah pemahaman masyarakat tentang pentingnya memenuhi kewajiban pajak kendaraan. Edukasi seperti ini sangat membantu mempercepat dan memperlancar pelayanan,” ujar AKP Dewo Wishnu.

    Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin masyarakat dalam membayar pajak kendaraan, sekaligus mempererat hubungan positif antara Polri dan masyarakat.
  • Polres Malang Perkuat Layanan Penegakan Hukum Bagi Kaum Rentan Lewat Satres PPA dan PPO

    By Admin →

     

    MALANG - Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, resmi memiliki satuan fungsi baru bernama Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO). Satuan fungsi tersebut dikukuhkan bersamaan dengan peresmian gedung baru di Mapolres Malang, Polda Jatim, Senin (8/12/2025).Seremoni dipimpin Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S. dan dihadiri Wakapolres Malang Kompol Bayu Marfiando beserta para pejabat utama Polres Malang. 

    Pembentukan satres baru ini menandai penguatan signifikan Polres Malang Polda Jatim dalam menangani kejahatan berbasis gender, kekerasan terhadap anak, hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO).AKBP Danang menegaskan pembentukan struktur baru tersebut merupakan langkah strategis untuk menjawab tingginya kebutuhan penanganan kasus PPA di wilayah Kabupaten Malang.“Hampir setiap hari ada laporan terkait perempuan dan anak. Dalam seminggu, dua sampai tiga laporan masuk, mulai KDRT, pencabulan, hingga anak yang berhadapan dengan hukum,” ujar AKBP Danang, Senin (8/12).

    Menurutnya, peningkatan tren kasus membuat penanganan harus lebih cepat, sensitif, dan profesional.“Inilah alasan kami mengusulkan pembentukan Satres PPA dan PPO. Ini bukan hanya soal struktur organisasi, tapi kebutuhan nyata karena intensitas kasus anak dan perempuan terus meningkat,” kata AKBP Danang.Ia juga menjelaskan, Polres Malang Polda Jatim menjadi salah satu dari Enam Polres di jajaran Polda Jatim yang mendapatkan pengesahan satres PPA dan PPO setelah sebelumnya Mabes Polri membentuk direktorat baru di tingkat pusat dan beberapa Polda.

    “Hari ini kita meresmikan gedung Satres PPA dan PPO. Di jajaran Polda, ada lima polda yang memiliki direktorat khusus, dan di tingkat polres ada enam yang ditunjuk, termasuk Polres Malang,” ucapnya.Ia menambahkan bahwa satuan baru ini tidak hanya bertugas menerima laporan, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan pembinaan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.

    “Di sini bukan hanya tempat menerima pengaduan, tapi juga tempat untuk mengedukasi dan membina anak-anak maupun masyarakat yang berhadapan dengan hukum, khususnya terkait PPA dan PPO,” tutur AKBP Danang.Dengan peresmian tersebut, Polres Malang Polda Jatim berharap layanan terhadap korban kekerasan, penyandang disabilitas, perempuan, dan anak dapat dilakukan lebih inklusif serta responsif.

    “Harapan kami, satuan baru ini mampu memperbaiki kualitas penanganan perkara dan meningkatkan rasa percaya masyarakat. Perlindungan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan adalah prioritas,” pungkasnya.  (*)

  • Polri Kerahkan Ratusan Personel Tambahan Untuk Percepatan Mitigasi Bencana di 3 Provinsi Sumatera

    By Admin →

     

    Depok — Polri mengerahkan ratusan personel dan berbagai perlengkapan taktis untuk membantu penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Pada Senin, 8 Desember 2025, Wakapolri memimpin pengecekan kesiapan pasukan di Mako Korps Brimob Kelapa Dua, Depok, sebagai tindak lanjut instruksi Presiden.

    Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan untuk memastikan dukungan yang dikirim ke wilayah terdampak benar-benar optimal. “Bapak Presiden menekankan agar seluruh kekuatan Polri dioptimalkan. Karena itu, hari ini dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap personel dan peralatan yang akan diberangkatkan,” ujarnya.

    Adapun kekuatan yang dikirim terdiri dari 361 personel Brimob, 200 personel Sabhara, 12 ambulans dengan 48 tenaga kesehatan, 19 K9, 15 dapur lapangan, 12 unit water treatment, perlengkapan SAR, serta kendaraan taktis dan teknis. Pasukan ini akan didistribusikan ke beberapa wilayah, termasuk Aceh Besar, Aceh Tamiang, Bireuen, Gayo Lues, Agam, dan Tapanuli.

    in pencarian dan evakuasi, Polri juga membantu distribusi BBM, penyediaan air bersih, layanan kesehatan, hingga fasilitas ujian bagi pelajar terdampak. “Kami memastikan kegiatan masyarakat tetap berjalan meski di tengah situasi bencana,” kata Trunoyudo.Terkait identifikasi korban, tim DVI masih bekerja di lapangan dan kini dilengkapi tambahan fasilitas pendingin jenazah. “Freezer tambahan telah dikirim dari Polda Riau. Ini penting agar identifikasi post-mortem, antemortem, hingga DNA dapat dipercepat,” jelasnya.

    Brigjen Trunoyudo menegaskan komitmen Polri dalam misi kemanusiaan. “Polri akan terus hadir secara optimal dalam memulihkan kondisi pasca bencana,” tutupnya.

  • Wakapolri Apresiasi Sinergi Ribuan Mitra Kamtibmas dalam Apel Mitra Kamtibmas Presisi di Polda Papua

    By Admin →

    Jayapura — Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Papua, Polda Papua, serta seluruh komunitas yang hadir dalam Apel Mitra Kamtibmas Presisi 2025. Lebih dari 1.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat turut serta, menunjukkan kuatnya kolaborasi menjaga keamanan dan ketertiban di tanah Papua, Selasa (9/12).

    Dalam kesempatan itu, Wakapolri menegaskan bahwa situasi kamtibmas di Papua saat ini terbilang kondusif, berkat kerja sama erat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.“Ini bukti nyata bahwa kamtibmas di Papua bukan hanya hasil kerja satu pihak, tapi kerja bareng semua stakeholder. Komunitas ojek, satpam, nelayan, petani, rapi, orari, UMKM, semuanya terlibat. Inilah kekuatan Papua,” ujar Komjen Dedi.Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten/Kota dan Gubernur Papua sehingga apel besar ini dapat berjalan aman dan meriah.

    Menurut Wakapolri, keberadaan lebih dari seribu peserta yang hadir secara sukarela menunjukkan bahwa masyarakat Papua memiliki kepedulian tinggi terhadap keamanan wilayahnya.Wakapolri juga menegaskan bahwa menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Papua berada dalam kondisi aman dan siap menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat.“Alhamdulillah, kondisi Papua sangat kondusif. Kita semua berharap momen Natal dan Tahun Baru nanti bisa berjalan lancar dan damai,” ujarnya.

    Wakapolri juga menyampaikan bahwa seluruh unsur keamanan di Papua telah berada dalam kondisi siap menghadapi situasi kontinjensi apa pun.“Kita tentu tidak menginginkan terjadi hal yang tidak diinginkan. Tapi kalau pun ada kondisi darurat, Polda Papua sudah sangat siap dengan personel, sarana-prasarana, dan kemampuan yang dimiliki,” tegasnya.Menutup keterangannya, Wakapolri menyampaikan duka mendalam atas musibah yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    “Kami ikut berduka. Semoga saudara-saudara kita diberi kekuatan dan ketabahan untuk melewati ujian ini,” tutur Komjen Dedi.Apel Mitra Kamtibmas Presisi Polri di Papua menjadi bukti kuatnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan. Polri menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kemitraan dan menghadirkan pelayanan terbaik demi Papua yang aman, produktif, dan nyaman bagi seluruh warganya.

  • Polres Mojokerto Kota Salurkan Paket Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Sumatera

    By Admin →


     KOTA MOJOKERTO - Wujud kepedulian Bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, Polres Mojokerto Kota Polda Jatim melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menyalurkan paket bantuan untuk para korban bencana, Senin (08/12/2025).


    Paket bantuan ini merupakan hasil donasi dari seluruh keluarga besar Satlantas Polres Mojokerto Kota. 


    Bantuan yang dikirim antara lain, paket obat-obatan,  popok anak, pembalut wanita, perlengkapan mandi bayi, mie instan, pakaian bayi dan dewasa. 


    Kasatlantas Polres Mojokerto Kota AKP Galih Yasir Mubarroq, S.T.K., S.I.K., M.H. berharap pengiriman bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan dasar masyaramat terdampak dan untuk mempercepat penanganan bencana.


    "Kami keluarga besar Satlantas Polres Mojokerto Kota berharap bantuan logistik kebutuhan ini dapat membantu korban bencana serta bisa pemulihan di wilatah bencana," ujarnya.


    AKP Galih juga menyampaikan doa kepada korban yang terdampak serta berharap keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kesabaran. 


    Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Mojokerto Kota Polda Jatim mengajak seluruh elemen masyarakat dapat mendukung korban bencana banjir di pulau sumatera ini walaupun tidak dengan materil namun juga dapat dilakukan secara moril. 

  • Sinergi Polri dan BKSDA : Gajah Dikerahkan Bersihkan Material Banjir di Pidie Jaya

    By Admin →


     Meureudu – Empat ekor gajah milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh telah tiba lengkap di Kabupaten Pidie Jaya untuk membantu proses pembersihan material pascabencana banjir. Hewan-hewan tersebut langsung dikerahkan untuk menarik timbunan kayu dan material berat yang terseret arus banjir beberapa waktu lalu.Kegiatan pembersihan hari ini dipusatkan di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, salah satu kawasan yang paling terdampak akibat tumpukan kayu dan lumpur.

    Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya, Iptu Fauzi Admaja, mewakili Kapolres Pidie Jaya, menyampaikan bahwa seluruh gajah telah tiba dan langsung bekerja membantu masyarakat.“Empat gajah yang kita datangkan bersama BKSDA Aceh hari ini sudah berada di lokasi. Mereka langsung kita kerahkan untuk menarik kayu-kayu besar serta material berat lainnya yang menumpuk akibat banjir,” ujar Iptu Fauzi.

    Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu turut memberikan penjelasan mengenai tujuan kedatangan gajah tersebut. Selain untuk membantu proses pembersihan, gajah-gajah ini juga dihadirkan sebagai bentuk dukungan psikologis bagi anak-anak yang terdampak banjir.“Gajah-gajah ini kita datangkan bukan hanya untuk mengangkat material berat, tetapi juga untuk kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban banjir. Kehadiran gajah dapat menghadirkan suasana ceria, mengurangi ketegangan, dan membantu memulihkan kondisi psikologis mereka,” ujar Kapolres.

    Ia menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan komitmen Polri untuk masyarakat dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan responsif, sesuai dengan motto Polda Aceh “Meutuah Sabe Tajaga, Aceh Mulia.”Melalui kerja sama antara Polres Pidie Jaya dan BKSDA Aceh ini, proses pembersihan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, sekaligus memberi dukungan emosional bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang terdampak banjir.

  • Polri Apelkan Pasukan dan Kendaraan Lintas Ganti untuk Tanggap Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

    By Admin →


     Depok – Dalam upaya memperkuat penanggulangan bencana dan memastikan masyarakat segera mendapatkan bantuan yang memadai—selaras dengan isu Optimalisasi Tanggap Bencana, Polri—Polri melaksanakan Pemberangkatan Pasukan dan Kendaraan Lintas Ganti di Lapangan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok pada Senin (8/12), yang dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo. 

    Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa penguatan pasukan dan sarana pendukung harus segera dilakukan karena personel yang berada di lapangan telah bertugas lebih dari 12 hari dan mengalami kelelahan fisik, mental, serta kesehatan yang cukup ekstrem.Ia menekankan bahwa rotasi pasukan sangat penting untuk mem-fresh-kan kondisi personel, sehingga Polri menyiapkan pasukan terlatih dari Kelapa Dua lengkap dengan sarana dan prasarana pendukung. 

    Evaluasi bersama Dankor Brimob dan tim menunjukkan perlunya penambahan dukungan logistik dan desain manajemen bencana yang lebih komprehensif di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Untuk mendukung pergeseran pasukan dan peralatan, Polri bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan melalui pemanfaatan fasilitas ASDP sebagai sarana angkut pasukan, kendaraan, alat SAR, perlengkapan medis dan DVI, dapur lapangan, water treatment, ambulans, serta 10.000 potong pakaian.

    Penguatan ini diprioritaskan ke wilayah Aceh yang saat ini paling membutuhkan tambahan personel dan peralatan akibat beratnya operasi serta kerusakan infrastruktur. Dankor Brimob juga diperintahkan bertugas sebagai Kasatgas Jembatan guna mempercepat perbaikan infrastruktur vital bersama tenaga ahli Polri dari berbagai fungsi.Pasukan lintas ganti yang diberangkatkan terdiri dari kekuatan SAR Brimob sebanyak 8 tim dengan total 361 personel, SAR Sabhara sebanyak 200 personel, serta 12 ambulans yang mengangkut 48 personel gabungan dokter dan perawat. Selain itu, dikerahkan pula 19 ekor anjing K9 dengan dukungan 29 personel yang terdiri dari handler dan tenaga veteriner.

    Perlengkapan yang dibawa mencakup 15 unit kendaraan dapur lapangan, 12 unit water treatment, serta perlengkapan SAR perorangan untuk memperkuat operasi kemanusiaan dan penyelamatan di tiga provinsi terdampak.Dengan penguatan lintas ganti ini, Polri memastikan bahwa operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dapat berjalan lebih cepat, lebih aman, dan lebih efektif, sehingga masyarakat segera mendapatkan bantuan yang paling mereka butuhkan.

  • POLSEK BALONG UNGKAP KASUS DUGAAN KEKERASAN SEKSUAL NONFISIK TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR

    By Admin →

     

    Ponorogo – Unit Reskrim Polsek Balong berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual secara nonfisik yang menimpa seorang siswi berusia 14 tahun di wilayah Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Senin, 8 Desember 2025 berdasarkan Laporan Polisi LP/B/1/XII/2025/SPKT/POLSEK BALONG.

    Peristiwa memprihatinkan tersebut terjadi pada Jumat, 28 November 2025, sekitar pukul 06.45 WIB di area Jembatan Bulak, Dukuh Krajan, Desa Bulak, Balong. Saat itu, korban bersama seorang temannya dalam perjalanan menuju sekolah. Ketika melintasi jembatan, keduanya melihat seorang pria yang kemudian diketahui bernama Sugeng (29), warga Desa Karangpatihan, dalam posisi duduk di atas sepeda motor sambil menggendong anaknya.Secara tiba–tiba terlapor mengangkat sarung yang dipakainya dan memamerkan alat kelaminnya ke arah korban dan saksi. Perbuatan tersebut sontak membuat korban ketakutan dan langsung melaporkan kejadian kepada orang tuanya. Pihak keluarga kemudian membawa kasus tersebut ke Polsek Balong.

    Kapolsek Balong, IPTU Triyono, S.H., menjelaskan bahwa tindakan pelaku telah memenuhi unsur kekerasan seksual nonfisik sebagaimana diatur dalam UU Perlindungan Anak serta UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). "Korban mengalami trauma akibat perbuatan pelaku. Kami bergerak cepat menangani laporan dan mengamankan tersangka beserta barang bukti," ujarnya.Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi satu unit sepeda motor Honda Supra Fit AE 5244 VG, sarung warna coklat, kaos polo abu-abu, serta masker hitam yang digunakan pelaku saat kejadian.

    Polsek Balong telah melakukan rangkaian tindakan kepolisian, mulai dari pemeriksaan korban dan saksi, mengamankan pelaku, hingga berkoordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polres Ponorogo. Selanjutnya, kasus ini akan dilimpahkan ke UPPA Satreskrim Polres Ponorogo untuk proses hukum lebih lanjut.Kapolsek Balong menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen memberikan perlindungan dan penegakan hukum maksimal terhadap setiap bentuk kekerasan seksual, terlebih yang melibatkan anak di bawah umur.

  • Bahu Membahu, Brimob Pindahkan Rumah Terseret Banjir yang Melintang di Jalan Nasional Tamiang–Langsa

    By Admin → 08 Desember 2025

    Kuala Simpang — Personel Brimob Polda Aceh bergerak cepat memindahkan sebuah rumah warga yang terseret banjir bandang hingga melintang di badan Jalan Nasional Langsa —Tamiang. Upaya ini dilakukan untuk memastikan akses lalu lintas kembali terbuka sehingga distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak tidak mengalami hambatan.

    Rumah tersebut diketahui terbawa arus deras banjir dari kawasan permukiman dan tersangkut di tengah jalan, menutup jalur utama yang menghubungkan Aceh Tamiang dan Kota Langsa. Agar arus lalu lintas lancar, personel Brimob bersama masyarakat bekerja bahu-membahu mengevakuasi struktur rumah ke lokasi aman di pinggir jalan.

    Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, mengatakan bahwa tindakan cepat Brimob ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat proses penyaluran bantuan.“Personel Brimob bertindak cepat begitu menerima laporan adanya rumah yang menghalangi jalan nasional. Respons ini penting agar akses masyarakat tidak terganggu dan distribusi logistik untuk korban banjir dapat berjalan lancar,” ujar Joko, pada Minggu, 7 Desember 2025

    Ia menambahkan bahwa upaya,-upaya penanggulangan terus dioptimalkan untuk memastikan setiap lokasi terdampak bencana banjir ditangani dengan baik.“Semua unsur Polri di lapangan saling mendukung. Tugas kami bukan hanya memastikan keamanan, tetapi juga membantu masyarakat dalam situasi darurat seperti ini. Semangat kebersamaan menjadi kunci dalam penanganan bencana,” kata Joko.

    Aksi cepat Brimob tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat yang menyaksikan langsung proses pemindahan rumah. Mereka menilai kehadiran dan kerja nyata polisi sangat membantu di tengah keterbatasan alat dan sulitnya situasi akibat banjir.Penanganan ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai kekuatan yang terus membantu masyarakat dalam kondisi sulit. Semoga upaya penanggulangan banjir di Aceh Tamiang dan sekitarnya diharapkan berjalan semakin cepat dan efektif.

  • Kapolda Jatim Resmikan Dermaga dan Kapal Cepat Satpolairud Polresta Banyuwangi

    By Admin →


     BANYUWANGI — Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs Nanang Avianto.M.Si meresmikan Dermaga Danantya Virendra dan kapal taktis Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Satpolairud Polresta Banyuwangi, Senin (8/12/2025).Peresmian ini menjadi langkah penting dalam memperkuat infrastruktur pengamanan maritim di wilayah pesisir Timur Jawa Timur yang memiliki karakter perairan dinamis dan garis pantai sepanjang hampir 176 kilometer.

    Dalam laporannya, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H.,  menyebut pembangunan dermaga dilakukan melalui swadaya dan gotong royong yang melibatkan personel Polri dan masyarakat. Nama “Danantya Virendra”, yang berarti “Berani Berkorban untuk Mencapai Kesempurnaan”, dipilih sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi anggota Satpolairud dalam tugas-tugas pengamanan laut.

    "Kehadiran dermaga ini bukan hanya sebagai infrastruktur pendukung operasional, tetapi juga sebagai simbol kesiapsiagaan Polri dalam memastikan keselamatan aktivitas pelayaran, nelayan, dan masyarakat pesisir," ungkap Kombes Pol. Rama.Sementara itu Kapolda Jatim Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si.,  dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan sarana perairan di Banyuwangi.Hal itu mengingat wilayah Kabupaten Banyuwangi menjadi pintu masuk Jawa Timur dari arah Bali serta terhubung dengan berbagai jalur pelayaran dan pariwisata. 

    "Keamanan jalur laut memiliki dampak langsung terhadap kenyamanan masyarakat, termasuk sektor logistik dan wisata bahari," tutur Irjen Nanang.Kapolda Jatim  juga mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam pembangunan dermaga, seraya meminta agar fasilitas tersebut dirawat dan dimanfaatkan secara optimal oleh personel Satpolairud.Peluncuran kapal cepat Rigid Buoyancy Boat (RBB) menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan peresmian. 

    Kapal berukuran 11 meter dengan lebar 3,1 meter tersebut dirancang untuk mendukung operasi patroli berkecepatan tinggi, respons cepat terhadap kondisi darurat, serta kegiatan penyelamatan di laut.Dengan tambahan armada ini, kemampuan Satpolairud Polresta Banyuwangi dalam merespons insiden di wilayah perairan diharapkan semakin efektif, terutama pada kondisi gelombang tinggi atau medan laut yang menantang.Penasehat Ahli Kapolri, Prof. Kikiek, yang turut hadir, menyoroti pentingnya aspek kemanusiaan dalam setiap pengembangan fasilitas kepolisian.

    Selalin itu ia menekankan perlunya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan kepedulian sosial terhadap masyarakat pesisir, termasuk mendorong dukungan pendidikan bagi anak-anak di sekitar wilayah operasi Satpolairud.Acara peresmian dihadiri jajaran Forkopimda Banyuwangi, pejabat utama Polda Jatim, serta lembaga terkait sektor maritim. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat pengawasan pesisir dan memastikan kegiatan masyarakat di bidang kelautan berjalan aman dan tertib.(

  • Aksi Heroik Brimob Gendong Bayi Seberangi Jembatan Nyaris Roboh di Tapanuli Selatan

    By Admin →

     

    Tapanuli Selatan – Bencana banjir dan longsor di beberapa wilayah Sumatera terus memicu aksi kemanusiaan yang dramatis. Salah satu momen paling mengharukan terekam di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, di mana seorang personel Brimob Polda Sumatera Utara mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan seorang bayi dan warga yang terjebak banjir.

    Dalam sebuah insiden dramatis di Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, seorang anggota Brimob terlihat menggendong seorang bayi menyeberangi jembatan darurat yang hampir roboh diterpa derasnya arus sungai pascabanjir.

    Dengan langkah perlahan dan penuh kehati-hatian, personel Brimob tersebut berhasil membawa sang bayi dan warga lainnya ke tempat yang lebih aman 

    Aksi keberanian dan kepedulian ini menjadi "jembatan bagi keselamatan banyak nyawa" di tengah situasi darurat dan kerusakan infrastruktur yang parah.

    Sementara itu, menyikapi potensi penyebab yang memperparah bencana, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofi mengeluarkan perintah penghentian sementara operasional bagi tiga perusahaan besar di hulu daerah aliran Sungai Batang Toru, Tapanuli Selatan.

    Ketiga perusahaan yang terkena sanksi ini adalah PT Agin Court Resources, PT Perkebunan Nusantara 3, dan PT North Sumatera Hydro Energi. Penghentian ini adalah tindakan tegas pemerintah dalam merespons potensi pelanggaran lingkungan dan akan dilanjutkan dengan audit lingkungan ketat.

    Fokus penanganan bencana juga berlanjut di Sumatera Barat, terutama di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Memasuki hari kesembilan pencarian, personel Brimob Polda Sumbar terus bergerak menembus wilayah terisolir. 

    Dua tim anjing pelacak K9 diterjunkan untuk menyisir sektor krusial. Hingga laporan ini dibuat, 69 jenazah telah dievakuasi, namun diperkirakan masih ada sekitar 50 orang yang belum ditemukan.

    Selain upaya SAR, Brimob Polda Sumbar juga gencar menyalurkan logistik dan membangun fasilitas pendukung seperti solar panel (panel matahari) untuk penerangan listrik di pemukiman warga yang terisolasi.

    Tantangan pemulihan pascabencana juga terlihat di Kota Padang dan Padang Panjang.
    Di kawasan Batu Busuak, Kelurahan Lambung Bukit, Kota Padang, sebanyak 320 Kepala Keluarga masih menggunakan obor untuk penerangan karena putusnya aliran listrik.

    PLN terus berupaya menormalkan jaringan, menargetkan listrik menyala di sekitar 150 unit rumah pada hari pelaporan.

    Akses jalan yang terputus di Lembah Anai, jalur utama penghubung Padang-Bukittinggi, memaksa tim relawan untuk melakukan dropping bantuan secara manual, berjalan kaki sambil mengangkat logistik melintasi titik jalan yang rusak.

    Pemerintah dan berbagai elemen relawan terus berkolaborasi untuk mempercepat proses pemulihan, evakuasi, dan distribusi bantuan logistik kepada masyarakat terdampak di seluruh wilayah Sumatera. (
  • Satreskrim Polres Ponorogo Gelar Baksos Peringati Hari Jadi Reserse ke-78

    By Admin →


     Ponorogo – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Reserse ke-78, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo melaksanakan kegiatan doa bersama dan bakti sosial dengan menyasar sejumlah pondok pesantren dan panti asuhan di wilayah Kabupaten Ponorogo, Senin (8/12/2025).

    Adapun paket bantuan yang disalurkan kepada Pondok Pesantren Darul Hojroh, Kecamatan Mlarak, Pondok Pesantren Cahaya Tasbih 2, Kecamatan Jenangan, Panti Asuhan Gema Mustika Insani, Kecamatan Sampung dan Yayasan Sidowayah Berdaya, Kecamatan Jambon, masing - masing menerima Beras 1 kg sebanyak 40 paket, Mie instan 14 dus, Minyak goreng 8 dus.

    Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali, menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan membantu memenuhi kebutuhan para penerima.“Semoga apa yang kami salurkan hari ini bisa memberikan manfaat bagi para santri, anak panti, dan warga binaan yayasan. Ini juga sebagai bentuk syukur dan kepedulian kami pada peringatan Hari Jadi Reserse ke-78,” ujarnya.

    Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan Satreskrim dan berharap momentum Hari Jadi Reserse dapat memperkuat semangat pengabdian seluruh personel.“Baksos ini menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin terus memberikan kontribusi positif dan membantu mereka yang membutuhkan,” pungkasnya.

  • Polres Pelabuhan Tanjungperak Gencar Patroli Skala Besar Jelang Nataru

    By Admin →

    TANJUNG PERAK - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), aparat gabungan Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim bersama instansi terkait, memperketat pengamanan di Kota Surabaya. 

    Upaya ini ditunjukkan melalui kegiatan patroli skala besar antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak, pada Sabtu (6/12/2025) malam.

    Kegiatan tersebut diawali dengan apel Patroli Harkamtibmas yang dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Kamran. Dalam arahannya, Kompol Kamran menekankan pentingnya kehadiran petugas di lapangan untuk mencegah potensi kerawanan di malam akhir pekan.Usai apel, rombongan patroli stasioner langsung bergerak menyisir sejumlah titik vital dan rawan.

    Rute penyisiran meliputi kawasan Jalan Jakarta dan pusat keramaian Jalan Kembang Jepun (Kya-Kya) yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Pabean Cantikan, hingga bergeser ke Jalan Nyamplungan di wilayah hukum Polsek Semampir.Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian bersama instansi samping untuk menekan angka kriminalitas malam hari."Patroli Skala Besar ini dilaksanakan secara intensif dalam rangka antisipasi gangguan Kamtibmas serta mencegah adanya kejahatan malam di wilayah Polres Pelabuhan Tanjung Perak," ujar Iptu Suroto.

    Lebih lanjut, Iptu Suroto menegaskan bahwa patroli Harkamtibmas ini menargetkan segala bentuk ancaman yang dapat meresahkan masyarakat. Fokus utama petugas adalah mengantisipasi tindak kejahatan 3C (curat, cuas, dan curanmor), serta fenomena gangster. "Kami melakukan antisipasi terhadap aksi gangster, tawuran, balap liar, dan gangguan Kamtibmas lainnya yang dapat membuat situasi menjadi tidak kondusif," tambahnya. (*)

  • Personel Gabungan Polda Jatim Lakukan Aksi Kemanusiaan Pascabanjir Lahar Semeru di Lumajang

    By Admin →

    LUMAJANG – Personel gabungan dari Brimob Polda Jawa Timur, Polres Lumajang, serta Polsek jajaran melaksanakan kegiatan kemanusiaan pascabencana luapan lahar Gunung Semeru di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Senin (8/12/2025).Fokus utama kegiatan tersebut adalah membantu warga terdampak bencana dengan mengevakuasi barang-barang milik warga ke tempat yang lebih aman. 

    Selain itu, personel gabungan juga melakukan pembersihan rumah-rumah warga yang tertimbun material luapan lahar serta debu vulkanik Gunung Semeru.Tidak hanya itu, jalan-jalan pemukiman yang tertutup material pasir, lumpur, dan abu vulkanik turut dibersihkan guna memulihkan akses dan aktivitas masyarakat setempat.Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Polri bersama unsur terkait dalam membantu masyarakat pascabencana.

    “Personel gabungan kami terjunkan untuk membantu meringankan beban warga terdampak bencana lahar Gunung Semeru," ujar AKBP Alex, Senin (8/12).Ia menambahkan, kehadiran Polri dalam hal ini Brimob Polda Jatim dan Polres Lumajang di lokasi bencana diharapkan dapat memberikan rasa aman serta mempercepat proses pemulihan kehidupan warga terdampak.

    “Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi luapan lahar susulan, terutama saat intensitas hujan tinggi, serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan,” pungkasnya. (*)

  • Polres Probolinggo Kota Intensifkan Patroli di Lokasi Wisata Jelang Libur Nataru

    By Admin →

    KOTA PROBOLINGGO - Pascakejadian pengunjung yang tenggelam di Wisata Kum - Kum pelabuhan Mayangan pada Jumat ( 05/12/2025 ) sore, Polres Probolinggo Kota Polda Jatim memberikan himbauan kepada para pengunjung agar lebih berhati - hati pada saat beraktivitas di tempat wisata Kum - Kum. Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri S.I.K M.I.K melalui Plt. Kasihumas Iptu Zainullah mengatakan, bahwa kegiatan himbauan ini sebagai langkah antisipasi agar insiden tersebut tidak terulang lagi. 

    "Kami bersama anggota melaksanakan himbauan kepada para pengunjung wisata Kum - Kum, mengingat ini sudah memasuki akhir pekan dan warga masyarakat juga semakin ramai yang datang," ujar Iptu Zainullah, Senin (8/12).Ia juga menekankan kepada pengelola untuk meningkatkan pengawasan dan pendampingan kepada para pengunjung agar tidak melaksanakan aktifitas berenang diluar area batas aman pada saat air pasang

    "Kemarin itu memang korban yang tenggelam berenang pada saat air pasang, jadi tadi kami tekankan kepada pengelola untuk melarang warga untuk pergi berenang pada saat air pasang agar tidak terjadi insiden lagi."kata Iptu Zainullah.Sementara itu, salah seorang pengunjung Eko mengatakan bahwa himbauan yang dilakukan oleh petugas Kepolisian ini sangat penting untuk mencegah para pengunjung tidak berenang pada saat air pasang. 

    "Kalau pak polisi yang bilang, itu pasti ada takutnya pak ( pengunjung ). Jadi orang mau berenang pada saat air pasang, pasti mikir 2 kali" kata Eko. 

  • Polantas Menyapa, Satlantas Polres Ponorogo Beri Edukasi di Loket Pelayanan SIM

    By Admin →

     

    Ponorogo, 08 Desember 2025 — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ponorogo kembali melaksanakan program Polantas Menyapa di loket pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM). Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang lebih humanis, informatif, dan dekat dengan masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, personel Satlantas menyapa para pemohon SIM dengan ramah serta memberikan edukasi mengenai prosedur pembuatan dan perpanjangan SIM, kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi, hingga pentingnya memiliki SIM sebagai legalitas berkendara.Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Dewo Wishnu Setya Kusuma, S.Kom., M.M.S.I., M.H. menyampaikan bahwa program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan pemahaman dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

    “Melalui Polantas Menyapa, kami ingin memberikan pendampingan yang informatif agar masyarakat lebih mudah memahami alur pengurusan SIM. Pelayanan yang jelas dan edukatif merupakan komitmen kami,” ujar AKP Dewo Wishnu.Kegiatan Polantas Menyapa ini diharapkan mampu menciptakan suasana pelayanan yang lebih nyaman, meningkatkan kesadaran pentingnya SIM yang sah, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

  • Polsek Slahung Patroli Dialogis Berikan Himbauan Kepada Remaja Dengan Sampaikan Pesan Kamtibmas

    By Admin →

    Ponorogo  – Anggota Personil Polsek Slahung Polres Ponorogo Polda Jatim Melaksanakan patroli dialogis sampaikan himbauan kepada remaja yang sedang nongkrong di pertokoan dengan tujuan merupakan   sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang mana tujuan utama menciptakan Kamtibmas yang aman dan  kondusif, Senin 08/12/2025.

    Kegiatan patroli dialogis yang dilaksanakan oleh personil Polsek Slahung  mewujudkan Polri hadir ditengah-tengah masyarakat serta  upaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

    Kapolsek Slahung AKP PITOYO,S.Sos.,M.H selaku yang memimpin langsung dalam patroli tersebut mengatakan bahwa patroli dialogis ini bertujuan untuk membangun hubungan yang lebih baik antara kepolisian khususnya Polsek Slahung Polres Ponorogo dengan warga, Serta untuk mengetahui perkembangan sitkamtibmas dimasyarakat dan memastikan situasi Kamtibmas di wilayah Polsek Slahung tetap aman dan kondusif.

    Selain memberikan himbauan kepada remaja tentang patroli juga sambang di obyek vital dalam rangka pentingnya menjaga keamanan lingkungan supaya Selalu aman dan Kondusif,"Pungkasnya.

    @ponorogoupdate

    #polsekslahung

    #polresponorogo

    #poldajatim

    #ssdmpoldajatim

    #bidhumaspoldajatim

    #polripresisi

    #polriuntukmasyarakat

  • Polres Bojonegoro Latih Personel Tanggap Darurat dan SAR

    By Admin →

    BOJONEGORO - Polres Bojonegoro Polda Jawa Timur (Jatim) menggelar peningkatan kemampuan personel dalam penanganan bencana dan kedaruratan.Kegiatan berlangsung di Gedung AP I Rawi serta area Sungai Bengawan Solo, Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro selama Dua hari mulai Kamis (4/12) hingga Jumat (5/12).

    Wakapolres Bojonegoro, Kompol Yoyok Dwi Purnomo saat membuka kegiatan mengatakan program ini menjadi langkah antisipatif menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi saat memasuki musim hujan."Kehadiran berbagai satuan teknis diharapkan dapat memperkuat kesiapan aparat dalam merespons kejadian bencana secara cepat dan terkoordinasi," ujarnya.

    Dalam kegiatan tersebut, Polres Bojonegoro menghadirkan narasumber dari BPBD Bojonegoro, Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim, RS Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro, serta Damkar Bojonegoro. Para narasumber memberikan materi komprehensif mengenai penanganan bencana dari aspek pencegahan hingga tahap penyelamatan.Petugas Damkar menyampaikan pelatihan pemadaman kebakaran, mencakup teknik pencegahan, penanggulangan, hingga proses evakuasi.

    Sementara BPBD menekankan manajemen bencana secara menyeluruh, mulai pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, hingga pemulihan pascabencana. Materi turut diperkaya dengan simulasi gempa, teknik evakuasi, serta praktik lapangan.Dari sisi medis, RS Bhayangkara memberikan materi Dokkpol, termasuk Kesehatan Lapangan dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). "Keterampilan ini penting untuk mendukung tindakan cepat personel ketika menghadapi korban dalam kondisi darurat," tambah Kompol Yoyok.

    Brimob Polda Jatim pun memperkuat kemampuan Search and Rescue (SAR) untuk memastikan respon lebih efektif ketika bencana terjadi.Wakapolres Bojonegoro, Kompol Yoyok Dwi Purnomo menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia Polri dalam mendukung ketangguhan daerah. Menurutnya, personel perlu dibekali keterampilan yang relevan agar mampu bertindak cepat dan tepat dalam situasi krisis.

    Ia menjelaskan pelatihan hari pertama difokuskan pada teori dan pemahaman teknis, sedangkan hari kedua diisi teori lanjutan serta simulasi lapangan di wilayah Bengawan Solo. Pendekatan ini dinilai dapat memperkuat pemahaman sekaligus kemampuan praktik personel."Dengan peserta yang berasal dari beragam satuan, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat jaringan koordinasi lintas unit dalam penanganan bencana," kata Kompol Yoyok.Ia menekankan bahwa ilmu yang diberikan tidak hanya berorientasi teori, tetapi juga menuntut kemampuan aplikatif di lapangan.

    “Harapannya peserta bisa mengikuti dan menerapkan materi dengan baik agar tingkat ketangguhan dan kesiapsiagaan semakin baik,” ujarnya.Melalui pelatihan ini, Polres Bojonegoro Polda Jatim berharap peningkatan kemampuan SDM dapat memperkuat sistem penanggulangan bencana di wilayah Bojonegoro. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir, angin kencang, hingga tanah longsor. (*)

  • SPPG Polda Jawa Timur Wujud Transparansi Pelayanan Publik yang Semakin Profesional

    By Admin →

    SURABAYA - Sebanyak 89 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Jawa Timur (Jatim) hadir sebagai wujud kepedulian institusi Polri dalam memastikan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat yang menjadi sasaran layanan. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, dari 89 unit SPPG itu sudah ada 14 SPPG yang beroperasi, 10 SPPG tahap peresmian, 2 SPPG proses verifikasi operasional dan 63 unit SPPG sedang tahap penyelesaian pembangunan.

    "Melalui program ini, Polda Jatim menunjukkan komitmen kuat, selain memperhatikan kesejahteraan dan kesehatan anggotanya juga masyarakat yang ada di wilayah Jawa Timur, " ungkap Kombes Pol Abast, Senin (8/12).Kabid Humas Polda Jatim menegaskan, Polda Jatim melalui jajarannya juga berkomitmen dalam menyediakan pelayanan pemenuhan gizi yang sistematis, terukur, dan berbasis kebutuhan riil di lapangan. 

    "Transparansi menjadi prinsip utama, sehingga setiap proses pendistribusian maupun pemenuhan gizi dilakukan secara terbuka, tepat sasaran, dan dapat dipertanggung jawabkan," tegas Kombes Pol Abast.Profesionalitas SPPG Polda Jatim juga tercermin dari tenaga kesehatan dan petugas yang terlibat dalam pelayanan. Mereka dibekali standar operasional yang jelas, pelatihan berkala, serta pemahaman mendalam mengenai kebutuhan gizi yang sesuai bagi berbagai kategori penerima manfaat. 

    Dengan dukungan SDM yang kompeten, SPPG Polda Jatim mampu memberikan layanan yang cepat, akurat, dan humanis sehingga meningkatkan kualitas penanganan kesehatan dan pemulihan kondisi bagi anggota maupun masyarakat."Inovasi layanan juga terus dikembangkan agar pemenuhan gizi dapat dilakukan lebih efektif dan berkelanjutan," tambah Kombes Pol Abast.

    Polda Jatim juga memanfaatkan teknologi, pengawasan distribusi, serta sistem pelaporan yang modern untuk memastikan bahwa setiap paket gizi yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan penerima. Menurut Kombes Pol Abast, proses ini tidak hanya mempercepat pelayanan, tetapi juga meningkatkan akuntabilitas dan memastikan tidak ada ruang bagi ketidaktepatan dalam pendataan maupun penyaluran.

    Secara keseluruhan, SPPG Polda Jatim menjadi bagian penting dari upaya Polri dalam membangun institusi yang kuat, sehat, dan humanis. Pelayanan pemenuhan gizi yang dilakukan secara profesional mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. "Dengan semangat terus berinovasi dan menjaga integritas layanan, SPPG Polda Jatim mencerminkan komitmen Polri dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan bangsa," pungkas Kombes Abast. (*)

  • Polri Terus Evakuasi Warga dan Mengamankan Harta Benda di Candipuro: Bergerak Cepat Selamatkan Masyarakat

    By Admin →

    Lumajang, 7 Desember 2025 — Polri bergerak cepat di garis terdepan untuk menyelamatkan warga terdampak banjir lahar dingin di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Sejak pagi, personel Polres Lumajang bersama BPBD, TNI, perangkat desa, dan relawan terus melakukan evakuasi warga serta mengamankan harta benda masyarakat di sepanjang DAS Besuk Kobokan hingga Besuk Regoyo. Informasi ini penting segera diketahui masyarakat agar langkah penyelamatan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

    Aktivitas Gunung Semeru yang masih berada pada Level III (Siaga) menunjukkan peningkatan. PVMBG mencatat 35 kali erupsi dalam enam jam pengamatan, dengan asap kawah menjulang setinggi 1.000 meter dan hujan di kawasan puncak yang memicu aliran lahar. Masyarakat diminta tidak beraktivitas di sektor tenggara sejauh 13 km, menjaga jarak aman minimal 500 meter dari tepi sungai, dan menghindari radius 5 km dari puncak karena potensi lontaran batu pijar.

    Banjir lahar dingin pada Sabtu, 6 Desember 2025, pukul 13.17 WIB membawa dampak besar bagi warga. Material lumpur dan batu melintas cepat melalui Curah Kobokan dan jembatan Besuk Kobokan hingga memasuki pemukiman. Rumah-rumah di Dusun Sumber Langsep dan Kebondeli Selatan terendam lumpur hingga setinggi satu meter, beberapa di antaranya mengalami kerusakan struktural, dan satu rumah hanyut terbawa arus. Sembilan rumah lainnya serta satu masjid dilaporkan rusak akibat terisi material lumpur dan terjangan aliran lahar.

    Akses jalan menuju wilayah terdampak sempat terhambat oleh material vulkanik sehingga menyulitkan warga menyelamatkan harta benda mereka. Kehadiran Polri menjadi penopang utama bagi warga yang masih memiliki kesempatan memindahkan dokumen penting, peralatan rumah tangga, barang elektronik, dan perlengkapan usaha mereka ke lokasi aman.Saat ini, 395 warga telah mengungsi di tiga titik Dusun Sumber Langsep, terdiri dari laki-laki, perempuan termasuk ibu hamil, anak-anak, dan bayi. Polri terus memantau kondisi pengungsian serta memastikan warga berada di tempat yang aman.

    Sebanyak 90 personel Polri diterjunkan ke lokasi untuk operasi kemanusiaan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H. Mereka bekerja dalam kondisi medan yang berat, dengan lumpur tebal, batu, dan sisa material vulkanik yang menghalangi akses. Polri dan masyarakat bekerja bahu-membahu mengamankan harta benda, banyak yang harus dipikul secara manual karena jalan licin dan sulit dilalui. Untuk barang-barang berukuran besar, kendaraan dinas Polri digunakan dengan menerobos genangan lahar dingin dan material letusan agar harta benda warga dapat diselamatkan sebelum kondisi memburuk.

    Selain membantu pemindahan harta benda, Polri juga mengevakuasi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Beberapa dievakuasi dengan digendong karena tidak mampu berjalan melewati jalur yang tertutup lumpur.Dalam pernyataannya, Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan:

    “Kami mengimbau warga untuk menjauhi bantaran sungai dan tidak memasuki area berisiko karena aliran lahar dapat datang tiba-tiba. Jika ada peringatan dini dari petugas, segera lakukan evakuasi dan ikuti arahan di lapangan. Informasi yang cepat dan akurat sangat menentukan keselamatan masyarakat.”Terkait relawan, Karopenmas menambahkan:“Kami sangat mengapresiasi kepedulian relawan, namun kami tegaskan agar selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian. Situasi di lapangan berubah cepat dan dapat membahayakan siapa pun. Dengan koordinasi yang baik, setiap bantuan dapat diberikan secara aman, efektif, dan tepat sasaran.”

    Polri memastikan seluruh personel tetap siaga penuh. Upaya evakuasi warga, pengamanan harta benda, serta pembukaan akses aman akan terus dilakukan untuk membantu masyarakat Candipuro melewati masa sulit ini.

  • Polisi Evakuasi Warga Terdampak Banjir Lahar Semeru di Lumajang

    By Admin →

    LUMAJANG - Sejumlah personel Polres Lumajang, Polda Jawa Timur (Jatim) diterjunkan untuk membantu warga masyarakat yang menyeberangi aliran banjir lahar Gunung Semeru di Sungai Regoyo, Sabtu sore (6/12).

    Warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur itu mengungsi ke daerah perbukitan akibat banjir lahar dingin dari Gunung Semeru yang menerjang kawasan permukiman mereka. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan informasi adanya banjir lahar yang menerjang kawasan Dusun Sumberlangsep Desa Jugosari, yang diduga akibat curah hujan yang cukup tinggi.

    "Benar, informasi dari Polres Lumajang yang kami terima adanya banjir lahar dingin Semeru yang menerjang permukiman warga di Dusun Sumberlangsep dan personel Polres Lumajang sudah kami terjunkan untuk membantu evakuasi warga mengungsi ke tempat yang lebih aman," kata Kombes Pol Abast, Minggu (7/12).

    Personel Polres Lumajang Polda Jatim diterjunkan untuk membantu menyeberangkan warga, karena untuk menuju ke pengungsian, warga harus melintasi aliran lahar di Sungai Regoyo."Jadi upaya penyelamatan warga yang terdampak banjir lahar ini kami lakukan dengan menerjunkan sejumlah personel di jalur evakuasi," terang Kombes Pol Abast.

    Sejumlah Warga Dusun Sumberlangsep Desa Jugosari mengaku, tidak menyangka banjir lahar akan menerjang perkampungan mereka, karena sudah ada tanggul yang cukup tinggi.Berdasarkan video amatir warga dusun setempat terlihat banjir lahar hujan mulai masuk permukiman pada Sabtu sore (6/12).Warga pun berbondong-bondong mengungsi ke tempat yang aman di kawasan bukit yang lebih tinggi.

    Dilaporkan oleh salah satu warga bahwa pengungsi di RT 22 sebanyak 35 orang dengan rincian 25 dewasa dan 10 anak-anak.Kondisi di pengungsian tersebut tidak ada penerangan, sehingga warga menggunakan senter.Jumlah warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro 137 kepala keluarga (KK). Lokasi itu di seberang Sungai Regoyo yang dilalui banjir lahar hujan Gunung Semeru. (*)

  • Polri Salurkan Air Bersih dan Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Banjir di Nagan Raya

    By Admin → 07 Desember 2025

      

    Nagan Raya, Aceh — Personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor, Polda Aceh, menyalurkan air bersih dan membagikan masker kepada masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Sabtu (6/12/2025) pukul 16.00 WIB. Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Wadanki 3 Batalyon C Pelopor, Ipda Ulil Azmi Azwni, S.E.

    Penyaluran air bersih dilakukan untuk membantu masyarakat yang tengah mengalami keterbatasan akses air layak konsumsi akibat bencana banjir. Selain itu, masker juga dibagikan kepada warga mengingat sisa lumpur yang mulai mengering berpotensi menjadi debu tebal ketika tersapu angin atau dilintasi kendaraan, sehingga dapat mengganggu kesehatan pernapasan.

    “Bantuan air bersih ini sangat dibutuhkan warga saat kondisi banjir seperti sekarang. Begitu juga masker, karena debu sisa lumpur sudah mulai beterbangan dan dapat membahayakan kesehatan masyarakat,” ujar Ipda Ulil Azmi di sela kegiatan.Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, turut mengapresiasi langkah cepat personel di lapangan dalam membantu masyarakat. “Polri hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah bencana. Penyaluran air bersih dan masker ini merupakan bentuk kepedulian kami agar warga tetap sehat dan bisa beraktivitas dengan aman,” ujarnya.

    Ia juga menegaskan bahwa Polri akan terus memantau perkembangan situasi dan siap menambah bantuan apabila diperlukan.Kegiatan ini disambut baik oleh warga setempat yang mengaku sangat terbantu dengan kehadiran personel Polri di tengah situasi sulit akibat banjir.

  • Brimob Polri Kerahkan 13 Randurlap dan 8 Water Treatment, Perkuat Pelayanan Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

    By Admin →

         

    Jakarta — Polri terus memperkuat pelayanan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan mengerahkan 13 kendaraan dapur lapangan (randurlap) dan 8 unit water treatment. Seluruh sarana ini ditempatkan langsung di wilayah yang terdampak paling berat untuk memastikan kebutuhan dasar warga—air bersih dan makanan—tersedia secara cepat dan tepat sasaran. 

    Minggu, 7/12/2025.Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa water treatment menjadi salah satu fasilitas paling vital karena mampu menghasilkan 6.000 liter air bersih dan 2.500 liter air minum setiap hari. “Water treatment memastikan pasokan air sehat tetap tersedia bagi warga terdampak bencana,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa randurlap pun ditempatkan langsung di pusat-pusat pemukiman terdampak untuk mendukung penyediaan makanan siap saji, dan karena jumlahnya terbatas, penempatan dilakukan secara sangat terukur dan prioritas.

    Di Banda Aceh, terdapat 5 randurlap dan 4 water treatment. Rinciannya, 2 randurlap dari Satbrimob Polda Aceh ditempatkan di Pidie Jaya dan Aceh Barat, sementara 2 water treatment dari kesatuan yang sama dipusatkan di Aceh Tamiang dan Pidie Jaya. Selanjutnya, Pasbrimob I Korbrimob mengerahkan 1 randurlap dan 1 water treatment, keduanya difokuskan di Aceh Tamiang. Satbrimob Polda Jambi menambah 1 randurlap dan 1 water treatment, juga ditempatkan di Aceh Tamiang. Sementara itu, Satbrimob Polda Sumsel mengirim 1 randurlap yang masih dalam perjalanan menuju Aceh Tamiang, sehingga total alat pelayanan lapangan di wilayah ini mencapai 5 randurlap dan 4 water treatment.

    Di Sumatera Utara, penempatan terdiri dari 2 randurlap dan 1 water treatment. Satbrimob Polda Sumut mengoperasikan 1 randurlap di Medan serta 1 water treatment di Sibolga, sedangkan Pasbrimob I Korbrimob (BKO Polda Sumut) menempatkan 1 randurlap tambahan di Medan.

    Di Sumatera Barat, ditempatkan 6 randurlap dan 3 water treatment. Satbrimob Polda Sumbar mengoperasikan 2 randurlap di Kota Pariaman dan 1 water treatment di Kecamatan Palembayan. Satbrimob Polda Riau, yang diperbantukan, mengerahkan 2 randurlap yang ditempatkan di Agam, serta 1 water treatment di lokasi yang sama. Satbrimob Polda Jambi (BKO Polda Sumbar) menambah 1 randurlap, seluruhnya diarahkan ke Agam. Satbrimob Polda Lampung mengirim 1 randurlap ke Padang Pariaman, sementara Satbrimob Polda Bengkulu mengirim 1 water treatment yang dalam perjalanan menuju Kabupaten Agam. Dengan demikian, total sarana di wilayah Sumbar mencakup 6 randurlap dan 3 water treatment. 

    TOTAL ALUTSISTA

    Secara keseluruhan, Polri telah mengerahkan 13 randurlap dan 8 water treatment ke tiga provinsi terdampak, dengan total 21 unit sarana kemanusiaan yang beroperasi di lapangan. 

    Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa seluruh upaya ini dilakukan untuk memastikan pelayanan pascabencana dapat berlangsung efektif, terutama di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. “Dengan dukungan sarana operasional dan personel yang siaga, pendistribusian air bersih berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran. Karena jumlah randurlap terbatas, kami tempatkan di titik-titik paling membutuhkan. Kami siap berkolaborasi dengan seluruh masyarakat, pemerintah daerah, dan elemen lainnya agar pelayanan dapat menjangkau desa-desa pelosok dan wilayah yang sampai hari ini masih sulit diakses. Tidak boleh ada satu pun warga yang terlewat dari jangkauan bantuan,” tegasnya.

    Polri juga memastikan distribusi logistik lain seperti makanan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar dilakukan melalui jalur udara, laut, dan darat, dengan operasi berlangsung secara berkelanjutan hingga kondisi masyarakat kembali stabil.

  • Polres Ponorogo Gelar Patroli Harkamtibmas dalam Rangka Cipta Kondisi Wilayah

    By Admin →


     PONOROGO – Jajaran 14 Regu 2 bersama personel tersprin lainnya melaksanakan patroli Harkamtibmas pada Minggu, 7 Desember 2025, di wilayah Jl. Suromenggolo dan kawasan Aloon-Aloon Ponorogo. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi aksi balap liar serta gangguan keamanan lainnya yang berpotensi muncul pada akhir pekan.

    Patroli yang dimulai sejak dini hari tersebut menyasar titik-titik yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya para remaja serta jalur yang rawan digunakan untuk balap liar. Para petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan kegiatan yang dapat membahayakan diri maupun pengguna jalan lainnya.

    Hingga patroli selesai, situasi di sekitar Jl. Suromenggolo dan Aloon-Aloon Ponorogo dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan patroli akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya menjaga kenyamanan masyarakat Ponorogo.

  • Kru Helikopter Polri Dampingi Warga di Tengah Bencana, Anak-Anak Aceh Tamiang Jadi Sumber Semangat

    By Admin →

      

    Aceh Tamiang — Dua helikopter Polri, masing-masing AW 169/P3308 dengan crew AKBP Bima Helpin, Kompol Hotman, Aipda Sugiyanto, dan Bripka Joko Edi serta Dauphin AS365/P3302 yang diawaki AKP Wiwit, Iptu Abdiel, Brigpol Ageng, dan Briptu Berlian, siang itu mendarat di Lapangan Bima Patra, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. Kedua heli tersebut ditugaskan untuk mengantarkan bantuan ke wilayah terdampak bencana.Usai melaksanakan tugasnya, helikopter Polri Udara standby di lokasi untuk misi berikutnya. Sambil menunggu, para personel menyempatkan diri berinteraksi dengan warga selama kurang lebih dua jam. Mereka mendengar keluhan masyarakat, berbincang ringan, dan menyerap situasi lapangan yang masih dirundung suasana darurat.

    Beberapa kru bahkan memilih duduk bersama anak-anak setempat. Mereka bercanda, bermain tebak-tebakan, dan membuat anak-anak itu tertawa lebih keras—suasana yang sejenak menghapus ketakutan di tengah bencana. Di antara tenda darurat dan aktivitas penanganan, momen kebersamaan itu menjadi pengingat bahwa tugas kemanusiaan tidak hanya soal logistik dan evakuasi, tetapi juga menghadirkan rasa aman bagi warga.Kadang, tugas kemanusiaan tidak selalu diwujudkan dalam kerja berat atau menembus cuaca buruk. Ia bisa sesederhana mengulurkan tangan, mengacak rambut seorang anak, dan membuat mereka percaya bahwa masih ada masa depan yang dapat mereka tertawakan. Bagi para polisi udara, senyum polos itu justru menjadi energi tambahan untuk kembali terbang menjalankan misi berikutnya.

    Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menegaskan bahwa sentuhan kemanusiaan seperti ini merupakan bagian penting dari operasi Polri. “Para personel bukan hanya hadir untuk menjalankan tugas teknis, tetapi juga untuk menghadirkan rasa tenang di tengah masyarakat. Interaksi sederhana antara kru helikopter dan anak-anak itu menunjukkan bahwa Polri berupaya hadir secara menyeluruh—melindungi, menenangkan, dan menguatkan,” ujarnya(7/12).

    Di tengah upaya pemulihan Aceh Tamiang, tawa anak-anak hari itu menjadi simbol harapan—sekaligus pengingat bahwa setiap langkah kecil berarti besar bagi mereka yang terdampak bencana.

  • Polri dan BPBD Kota Padang Salurkan Air Bersih ke Lokasi Terdampak, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

    By Admin →

      

    
Padang - Kepolisian Republik Indonesia bersama BPBD Kota Padang hari Minggu (7/12/2025) melaksanakan pendistribusian air bersih ke sejumlah titik yang terdampak krisis air pascabencana. Bantuan air bersih ini disalurkan ke tiga wilayah di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, serta beberapa lokasi tambahan yang turut mengalami kendala suplai air dari PDAM.Penyaluran bantuan difokuskan kepada para pengungsi yang berada di Gedung Serba Guna, tepat di samping Kantor Lurah Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, termasuk warga sekitar yang masih mengalami kesulitan mendapatkan air layak pakai. 

    Langkah cepat ini diambil sebagai bentuk respons Polri dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa pemulihan.“Polri bergerak cepat untuk memastikan masyarakat tidak kekurangan air bersih. Ini adalah kebutuhan paling mendasar, terutama bagi para pengungsi dan warga yang terdampak langsung. Kami akan terus hadir sampai pasokan air dari PDAM kembali normal,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

    Adapun distribusi air bersih dilakukan di beberapa titik, yaitu:

    1. Komplek Pasir Putih, Gang Sepakat, RT 001 RW 14.

    2. Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo.

    3. Kelurahan Koto Tangah dan Lubuk Minturun.

    4. Padang Koto Gadang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam

    Bantuan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana serta memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi hingga kondisi kembali stabil.

  • Polri Berpacu dengan Waktu Layani Kesehatan Korban Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

    By Admin →

      

    Aceh Tamiang, 6 Desember 2025 — Polri kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya melalui penguatan layanan kesehatan di wilayah bencana. Di tengah jalan yang rusak, jembatan terputus, serta wilayah tanpa sinyal, Tim Kesehatan Pusdokkes Polri bersama tim medis Biddokkes Polda Jambi dan RS Bhayangkara Jambi tiba di Pos Bencana depan Mako Polres Aceh Tamiang pukul 17.00 WIB. Minimnya komunikasi membuat perjalanan penuh tantangan, namun tim tetap bergerak cepat untuk memastikan masyarakat menerima layanan kesehatan sesegera mungkin. Setibanya di lokasi, mereka langsung memperkuat pelayanan kesehatan di tengah meningkatnya korban luka dan kondisi rumah sakit yang sempat lumpuh akibat banjir. Banyak fasilitas kesehatan baru kembali beroperasi secara bertahap, namun masih kekurangan tenaga. Polri berpacu dengan waktu menangani korban luka, mendukung proses identifikasi korban meninggal, dan mengantisipasi penyakit pasca-banjir seperti diare, ISPA, infeksi kulit, gangguan lambung, dan berbagai keluhan lain yang mulai muncul di pos-pos pengungsian.

    Tim Kesehatan Biddokkes dan RS Bhayangkara Jambi yang diberangkatkan menuju wilayah terdampak bencana terdiri dari tiga dokter, enam paramedis, dan tiga pengemudi dengan dukungan tiga unit ambulans. Pada Sabtu, 6 Desember 2025 pukul 09.00 WIB, tim ini bergabung dengan dr. Irma Yeni, Sp.A., serta dr. Ikhsan, Sp.PD., sebelum bergerak menuju wilayah Polda Aceh. Seluruh personel dalam keadaan sehat, dan perjalanan berlangsung lancar serta aman hingga memasuki daerah terdampak.

    Tim Polda Jambi merupakan salah satu dari tim kesehatan yang diberangkatkan Pusdokkes Polri dan kini disebar ke tiga lokasi bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kehadiran mereka melengkapi rangkaian upaya Polri dalam memastikan setiap wilayah terdampak mendapat dukungan medis yang memadai. Dengan pengiriman tim secara serentak ke berbagai titik bencana, Polri membangun jembatan pelayanan kesehatan yang saling terhubung, sehingga daerah yang beban penanganannya meningkat dapat segera diperkuat. Penyebaran tenaga kesehatan lintas provinsi ini memperlihatkan bahwa operasi kemanusiaan Polri tidak hanya berfokus pada satu wilayah, tetapi bergerak serempak untuk menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan, dengan perhitungan cermat demi memaksimalkan kecepatan dan kekuatan dalam menembus kondisi medan yang sulit.

    Seiring operasi kemanusiaan berlangsung, total 12.242 warga telah mendapatkan pelayanan dalam bakti kesehatan Polri di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Lonjakan pasien ini menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan layanan medis pasca banjir dan longsor. Berbagai penyakit mulai banyak ditemui, seperti diare, influenza, demam, hipertensi, serta gangguan asam lambung. Tak sedikit pula korban luka berat dan ringan yang ditangani setelah dievakuasi oleh tim SAR dari lokasi-lokasi yang sulit dijangkau. Kombinasi penyakit pasca-bencana dan luka fisik akibat evakuasi membuat tenaga medis Polri bergerak cepat dan tanpa henti untuk mencegah kondisi pasien memburuk.

    Aceh menjadi wilayah dengan dampak korban paling tinggi. Hingga 6 Desember 2025, tercatat 2.481 jiwa menjadi korban bencana dengan mayoritas luka ringan, sementara jumlah korban meninggal dunia mencapai 356 jiwa—tertinggi dibandingkan wilayah lain. Kondisi ini menuntut respons cepat dan tenaga medis yang memadai untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal.Di Sumatera Barat, beban layanan medis meningkat signifikan. Posko pelayanan kesehatan telah menangani 7.153 pasien, jumlah tertinggi di antara seluruh wilayah terdampak. Keluhan pasien sangat beragam, mulai dari demam, batuk, flu, sakit gigi, gatal-gatal, asam lambung, nyeri perut, mual, diare, sakit kepala, hingga hipertensi. Lonjakan ini memperlihatkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan pasca-banjir dan menguatkan alasan Polri memperbanyak pengiriman tenaga medis.

    Untuk memperkuat operasi kemanusiaan, Polri mengerahkan 34 personel DVI untuk identifikasi korban meninggal, 12 personel psikologi untuk layanan trauma healing, serta setidaknya 86 ambulans yang disiagakan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga 6 Desember 2025 pukul 16.30 WIB, perkembangan layanan kesehatan menunjukkan hasil signifikan. Di Aceh, 25 jenazah berhasil teridentifikasi dan 209 pengungsi telah mendapatkan layanan kesehatan. Di Sumatera Utara, 97 pengungsi telah mendapat penanganan medis, sementara di Sumatera Barat, satu jenazah berhasil diidentifikasi dan 287 pengungsi telah dilayani. Secara keseluruhan, 1.243 personel Polri telah dikerahkan dalam operasi kemanusiaan, meliputi pengamanan, layanan medis, DVI, hingga distribusi logistik, sedangkan jumlah pengungsi dari tiga provinsi terdampak mencapai 848.076 orang.

    Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa Polri bergerak melampaui hambatan medan. “Perjalanan tim kesehatan kami bukan hanya soal menembus jalur yang rusak, tetapi memastikan masyarakat tidak menunggu terlalu lama untuk mendapatkan pertolongan. Setiap menit sangat berarti bagi penyelamatan warga,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Polri berpacu dengan waktu karena korban luka terus berdatangan dan risiko penyakit pasca-banjir mulai meningkat. “Polri hadir memperkuat layanan kesehatan dan bahu-membahu bersama relawan serta pemerintah daerah. Tidak peduli seberapa sulit aksesnya, Polri berkomitmen hadir hingga titik terdampak terakhir. Inilah wujud Transformasi Polri dalam operasi kemanusiaan.”

  • POLSEK PONOROGO – LAPORAN PENGAMANAN KEGIATAN GALANG DANA “KOLEKTIF DARI UTARA” OLEH SUPORTER PERSEPON KURVA NORD WENGKER

    By Admin →

    Selamat malam Komandan, mohon izin melaporkan bahwa pada hari Sabtu, 6 Desember 2025, mulai pukul 20.00 hingga 22.30 WIB, Polsek Ponorogo melaksanakan kegiatan pengamanan acara penggalangan dana bertajuk “Kolektif dari Utara” yang diselenggarakan oleh kelompok suporter Persepon Kurva Nord Wengker. Acara tersebut dipusatkan di Panggung Ekraf, Jalan Pramuka, Kabupaten Ponorogo.

    Kegiatan galang dana diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pertandingan sepak bola mini, penampilan dancer, proses pengumpulan dana, sesi foto bersama, dan ditutup pada pukul 22.30 WIB. Acara dihadiri sekitar 200 orang suporter Persepon, yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias dan tetap menjaga ketertiban.

    Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Ponorogo AKP Catur Juli Hernawan, S.H., M.H., didampingi Padal IPDA Ibnu Harjito, S.H. serta didukung personel gabungan yang terdiri dari 10 anggota Polres Ponorogo, 5 personel Pamtup, dan 5 personel Polsek Ponorogo.

    Selama pelaksanaan giat, situasi berlangsung tertib, aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas. Kehadiran personel di lokasi turut memberikan rasa aman sekaligus memastikan kegiatan berlangsung sesuai rencana.

  • Polri Kirim Bantuan Logistik Via Udara, untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera Utara

    By Admin →

      

    Banda Aceh – Direktorat Polisi Udara (Ditpoludara) Baharkam Polri melalui Subdirektorat Patroli Udara hari ini memberangkatkan satu unit helikopter untuk mendukung misi kemanusiaan dan pengiriman logistik bagi korban bencana banjir di wilayah Aceh dan Sumatera Utara.

    Misi ini merupakan bagian dari upaya cepat tanggap Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Pengiriman logistik via udara sangat krusial untuk menjangkau daerah-daerah terisolasi akibat kerusakan infrastruktur darat.

    Rute penerbangan pengiriman logistik Dari BTJ (Banda Aceh) menuju Takengon dengan memakai Helikopter AW169 dengan nomor registrasi P-3303.

    Helikopter P-3303 yang membawa total 358 kg bantuan logistik penting, yang terdiri dari
    beras 250 kg, mie instan 60 kg, minyak 48 kg, Take Off pada pukul 10.50 WIB setelah persiapan mesin yang dimulai pukul 10.45 WIB.

    Misi penerbangan ini didukung oleh personel gabungan, termasuk crew pesawat terdiri dari AKP Syaban, Iptu Rexy, Aipda Rudi Nurmaludin, dan Aipda Rian Prabowo. Didukung oleh Duty Pilot Ipda Agung Wicak, Briptu Jaladri, dan Briptu Wirya.

    Selain crew, juga ada penumpang 1 Anggota Roops Polda Aceh, 1 Anggota Brimob Polda Aceh, dan 1 Anggota Divhumas Mabes Polri.

    Diharapkan bantuan logistik ini dapat segera didistribusikan kepada warga yang membutuhkan di Takengon dan sekitarnya.

    "Polri berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh dalam penanganan bencana. Pengiriman logistik melalui jalur udara ini adalah salah satu cara kami memastikan bantuan sampai ke tangan korban secepat mungkin, terutama di wilayah yang sulit diakses," ujar AKP Syaban. (*)

  • Meski Dengan Risiko Pendaratan, Helikopter Poludara Baharkam Polri Berhasil Dropping Logistik Bantuan ke Aceh Tamiang

    By Admin →

      ~

    Personel Polisi Udara Baharkam Polri melakukan pengiriman bantuan logistik kepada masyarakat terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang. Daerah ini menjadi lokasi terdampak yang cukup sulit untuk dilakukan droping batuan melalui jalur udara.

    Kondisi terkini di Aceh Tamiang menunjukan lokasi terdampak yang layak untuk dilakukan pendaratan helikopter untuk droping logistik sangat minim. Sebab, genangan air banjir bandang masih menggenangi sebagian besar daratan.“Tidak ada tempat aman untuk melakukan droping bantuan. Seluruh area tergenang, lahan kosong berubah menjadi arus deras, dan titik-titik evakuasi tak lagi dapat dijangkau,” ungkap Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, Sabtu (6/12/25). 

    Menurut Kadivhumas Polri, bantuan logistik yang dikirimkan ini akhirnya sampai di Aceh Tamiang dengan dropping penuh risiko. Namun, semua dilakukan demi penanganan masyarakat terdampak yang tetap harus terpenuhi kebutuhannya.Pengiriman dilakukan dengan helikopter beserta empat personel, yakni AKBP Dian Didik Arvianto selaku pilot, IPTU Vidya H. Mangundjaya selaku Copilot, Aipda Sanioko, dan Bripka Kukuh Wahyu.  

    “Dalam kondisi itu, pilot Kepolisian Udara harus mengambil keputusan cepat. Di tengah hembusan angin kencang dan jarak pandang terbatas, ia memilih satu-satunya titik yang memungkinkan—sebuah lokasi sempit yang sebenarnya sangat berisiko, namun menjadi harapan terakhir bagi warga yang menunggu pertolongan,” jelas Kadivhumas Polri. Ditambahkan Kadivhumas Polri, masyarakat lagsung menghampiri helikopter milik Poludara Baharkam Polri yang melakukan dropping bantuan. Bantuan ini akan disalurkan kembali secara bertahap meski pengiriman menemui berbagai tantangan.

    “Dengan manuver presisi, helikopter ditahan pada ketinggian rendah. Awak udara bersiaga, memastikan paket-paket bantuan jatuh tepat sasaran tanpa membahayakan warga. Keputusan ini bukan tanpa bahaya. Tapi demi saudara-saudara kita yang bertahan di tengah banjir Aceh Tamiang, resiko itu harus diambil. Karena di momen genting seperti ini, keselamatan banyak jiwa jauh lebih penting dari apapun,” ujar Kadivhumas Polri.

  • Jaringan Internet Polri Hadir di 76 Titik Bencana: Menghubungkan Harapan, Mengobati Rindu

    By Admin →

      

    Jakarta — Di tengah jalan yang tertutup lumpur, jembatan patah, serta desa-desa yang terisolasi total, Polri setiap hari menerobos medan sulit demi satu tujuan: memastikan masyarakat bisa segera memberi kabar kepada keluarganya bahwa mereka selamat. Per 6 Desember 2025, Polri telah menempatkan 76 unit jaringan internet di wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Jaringan ini menjadi tumpuan utama warga yang berhari-hari kehilangan sinyal dan akses komunikasi.Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa percepatan pemasangan jaringan internet adalah bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan Transformasi Polri yang responsif, adaptif, dan berorientasi pelayanan.

    “Setiap menit sangat berarti bagi warga di lokasi bencana. Polri memastikan masyarakat bisa kembali terhubung dengan keluarga mereka karena ketenangan itu penting untuk pemulihan. Kami hadir membuka jalur komunikasi yang sempat terputus total,” ujar Brigjen Trunoyudo, Sabtu (6/12/25).Jaringan yang kembali menyala bukan hanya sekadar sambungan digital, tetapi juga sambungan harapan. Di Masjid Raya Baing Nag Batipuh Selatan, di tenda pengungsian Polres Agam, hingga di Pos Pengungsian SDN 05 Kayu Pasak Palembayan, suasana haru terjadi berulang kali. Warga menangis sambil memeluk telepon mereka saat video call pertama setelah berhari-hari tanpa kabar.

    Salah satu momen yang paling menyentuh terjadi ketika seorang ibu pengungsi akhirnya dapat menghubungi anaknya di Medan. Saat personel bertanya, “Telepon dengan siapa Bu?” ia menjawab sambil tersenyum, mata berkaca-kaca:“Sama anak saya… Alhamdulillah, sudah bisa terhubung lagi.”Brigjen Trunoyudo menjelaskan bahwa layanan jaringan internet tersebut diberikan 100 persen gratis, tanpa pungutan apa pun. Jaringan ini juga membantu mempercepat arus informasi lapangan kepada pemerintah dan tim penanganan bencana.

    “Begitu jaringan internet menyala, warga dapat langsung mengabarkan kondisi mereka. Informasi cepat dan akurat sangat menentukan langkah penanganan darurat. Karena itu, pemasangan kami prioritaskan di titik-titik yang selama ini gelap sinyal,” tegasnya.Proses pemasangan pun penuh tantangan. Banyak personel harus berjalan kaki menembus longsor, memanggul perangkat secara manual, hingga memasang antena di lokasi yang tidak bisa dijangkau kendaraan. Semua dilakukan agar jalur komunikasi kembali hidup, karena setiap pesan yang terkirim adalah kekuatan bagi para pengungsi untuk bertahan.

    Lokasi Pemasangan Jaringan Internet Polri per 6 Desember 2025

    ACEH — 36 Unit

    Polres Aceh Tamiang — 5 titik

    Polres Aceh Timur — 2 titik

    Polres Langsa — 2 titik

    Polres Aceh Tengah — 2 titik

    Polres Bener Meriah — 1 titik

    Ditlantas Polda Aceh — 1 titik

    SUMATERA UTARA — 32 Unit

    Polres Taput — 2 titik (Polres Taput, Polsek Adiankoting)

    Polres Tapsel — 2 titik (Polsek Sipirok, Polsek Batang Toru)

    Polres Sibolga — 3 titik (Polres Sibolga, Polsek Sambas, Polsek Selatan)

    Polres Tapteng — 8 titik (Pinang Sori, Kolang, Manduaman, Sorkam, Barus, Sibabangun, Pandan, Polres Tapteng)

    Polres Langkat — 4 titik (Polres Langkat, Brandan, Pangkalan Susu, Besitang)

    SUMATERA BARAT — 8 Unit (seluruhnya aktif)

    Polda Sumbar — 1 titik

    Polres Agam — 2 titik

    Polres Padang Panjang — 3 titik

    Polres Solok Kota — 2 titik

    Menutup keterangannya, Brigjen Trunoyudo menyampaikan kembali komitmen Polri.

    “Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendirian. Setiap jaringan internet yang terpasang adalah jembatan harapan. Polri akan terus bekerja sampai seluruh kebutuhan komunikasi dan bantuan benar-benar pulih,” ungkapnya.

  • Gotong Royong untuk Saudara Kita: Polri Persilakan Masyarakat Menyalurkan Bantuan Logistik melalui Posko Pondok Cabe

    By Admin → 06 Desember 2025

    Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam penanganan bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Pada Jumat, 5 Desember 2025, Polri kembali memberangkatkan bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar menuju sejumlah titik terdampak, terutama wilayah Sumatera Barat seperti Padang Pariaman, Agam, dan Pesisir Selatan yang hingga kini masih memerlukan bantuan logistik tambahan. Bantuan juga diarahkan ke Aceh dan Medan sebagai bagian dari dukungan lintas-provinsi untuk memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi.

    Polri menyampaikan bahwa masyarakat, komunitas relawan, serta lembaga kemanusiaan dipersilakan memanfaatkan fasilitas pengiriman bantuan melalui Posko Bantuan Terpusat di Lanud Pondok Cabe sebagai bagian dari gerakan gotong royong nasional membantu saudara-saudara kita. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri siap mendampingi proses pendataan, pengangkutan, hingga memastikan bantuan tiba dengan aman. Untuk kemudahan koordinasi, masyarakat dapat menghubungi Call Center Posko Bantuan Terpusat: +628113864906.

    Pada hari yang sama, Polri bersama masyarakat dan relawan memberangkatkan 4.093,5 kg bantuan logistik menggunakan Pesawat Polri CN 295 registrasi P-4501 dari Pondok Cabe menuju Bandara Kualanamu. Penerbangan dimulai dengan Start Engine pukul 06.50 WIB dan Take Off pada 07.11 WIB. Dua relawan KitaBisa, Mailan Arafi dan Naya Devisa, turut serta memastikan kelancaran distribusi bantuan setibanya di lokasi.

    Bantuan yang dibawa merupakan hasil gotong royong berbagai pihak. Dari Korlantas Polri, logistik yang dikirimkan berjumlah 1.197,5 kg, terdiri dari kebutuhan dasar seperti sikat gigi, pasta gigi, sabun, sampo, pembalut, selimut, handuk, matras, kaos, serta pakaian dalam. Dari Korpri, bantuan mencapai 224,5 kg, meliputi mi instan, biskuit, susu kaleng, dan air mineral. Sementara itu, KitaBisa mengirimkan 2.671,5 kg logistik, seperti gula pasir, beras premium, family food, popok bayi dan dewasa, minyak goreng, makanan instan, perlengkapan kebersihan, makanan ringan, serta beberapa kebutuhan tambahan seperti makanan hewan peliharaan. Seluruh bantuan disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat terdampak di lapangan.

    Polri telah menyiapkan sejumlah posko distribusi untuk memastikan bantuan diterima secara merata dan tepat sasaran. Di antaranya Posko Logistik Polda Aceh dan Posko Terpadu Lanud Banda Aceh, Posko Logistik Polda Sumbar di Padang Utara, serta tiga posko di Sumatera Utara—Polda Sumut, Kualanamu, dan Silangit. Selain jalur udara, Polri juga mengerahkan helikopter, kapal Ditpolairud, dan kendaraan taktis untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses.

    Pada hari sebelumnya, Kamis, pukul 12.45 WIB Pesawat Polri Fokker  27 P-4401 tiba di Bandara Internasional Kualanamu membawa bantuan logistik dari masyarakat, relawan KitaBisa bersama Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut memberikan keterangan doorstop. Ferry Irwandi dari KitaBisa menjelaskan bahwa setelah melakukan penggalangan dana selama 24 jam dan berhasil mengumpulkan Rp 10,3 miliar, mereka mulai mengirimkan 2,6 ton bantuan awal yang diprioritaskan ke wilayah dengan kebutuhan tertinggi, seperti Aceh Tamiang. Bantuan tersebut berisi makanan siap konsumsi bergizi, perlengkapan bayi, kebutuhan ibu menyusui, pembalut, pakaian dalam, dan perlengkapan kebersihan. Mereka juga berkolaborasi dengan penyedia air bersih karena banyak titik terdampak yang kekurangan pasokan. Ia menyampaikan apresiasi kepada Ditpolairud Polri yang membantu mengangkut 2,5 ton bantuan ketika akses transportasi udara terbatas, serta menegaskan bahwa percepatan distribusi hanya bisa terwujud melalui kolaborasi semua pihak—pemerintah, relawan, masyarakat, dan institusi.

    Dari KitaBisa Sumut, Haikal menyampaikan bahwa distribusi lanjutan akan diarahkan ke Desa Tualang, Kabupaten Langkat, serta beberapa titik tambahan lainnya. Apabila jalur menuju Aceh Tamiang memungkinkan, wilayah tersebut akan menjadi prioritas utama. Hibat dari KitaBisa Jakarta menambahkan bahwa bantuan yang dibawa mencakup pampers, pakaian, kebutuhan anak, dan makanan siap konsumsi.

    Brigjen Pol Trunoyudo menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah bergotong royong mendukung saudara-saudara kita yang terdampak. Ia menegaskan bahwa Polri akan terus mendampingi setiap proses pengiriman dan bekerja bersama relawan serta masyarakat agar bantuan tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran. Semangat gotong royong inilah, lanjutnya, yang menjadi kekuatan terbesar bangsa Indonesia dalam menghadapi situasi kebencanaan. Polri mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat solidaritas melalui pemanfaatan posko dan call center sebagai pusat kolaborasi kemanusiaan.

    Call Center Posko Bantuan Terpusat: +628113864906